Pameran Fotografi Bukan untuk Mencetak Fotografer Profesional

 

 

 

Dokumentasi: salah satu panitia seusai mendokumentasikan pengunjung pameran fotografi “In My Eyes”
Civitas – Selasa (06/12) pameran fotografi yang diselengarakan oleh mahasiswa ilmu komunikasi Unmer Malang semester tiga resmi dimulai hingga tiga hari ke depan,  kamis (8/12) di Sociale House caffee. Event tahunan mahasiswa ilmu komunikasi kali ini mengusung tema “In My Eyes” dengan konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya seperti yang diungkapkan Buyung selaku dosen fotografi prodi Ilmu Komunikasi Unmer Malang.
“Yang bikin beda, event ini pertama kali diadakan di kafe dengan tema yang ditentukan oleh mahasiswa sendiri,” ungkap Buyung. Selain lokasi yang berbeda, pameran foto tahun ini diselingi full music untuk menghibur dan membuat pengunjung lebih betah.
Tujuan diselenggarakannya pameran ini  adalah upaya eksistensi dengan media fotografi yang merupakan bentuk komunikasi visual yang paling populer.  Selain itu kegiatan ini juga dimaksudkan untuk Proses penyadaran komunikasi agar lebih efektif dengan adanya pesan visual.   Buyung  juga menambahkan dengan berkarya sejak dini diharapkan mahasiswa akan berkembang untuk kemantangan di masa depan.
Hal yang sama diungkapkan oleh Saiful Islam Salim selaku ketua pelaksana. “Selain untuk nilai UAS, kita juga ingin mempublikasikan karya mahasiswa Unmer Malang ke publik sehingga mahasiswa lebih  termotivasi dalam berkarya,” ungkap mahasiswa semester tiga itu.
Acara pembukaan yang diselengarakan di jalan Semeru no 72 itu tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa Unmer sebagai tuan rumah, tapi juga ada beberapa pengunjung secara umum yang menghadiri acara itu. Desyana Fadhilatin Nafitri, mahasiswa UIN Maliki Malang itu mengaku tertarik untuk datang karena melihat tema yang diusung.
“Tadinya saya ada janjian ketemu sama temen di sini, eh ternyata ada acara pemeran fotografi jadinya mampir deh karena tertarik sama temanya,” ungkap mahasiswa jurusan Hukum Tata Negara tersebut.
Buyung juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa Ilmu Komunikasi semester tiga karena telah menyelenggarakan pameran dengan persiapan yang singkat.
“Karya mereka luar biasa. Mereka bukan dicetak untuk menjadi fotografer pofesional tapi mahasiswa di beri proses penyadaran bahwa fotografi adalah media komunikasi visual paling populer. Jadi ya bagus semua menurut saya,” tutur Buyung di akhir wawancara. (Dee/Miela)

Powered by WPeMatico

Total
0
Shares